Pondok Pesantren Al Ibrohimi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga tradisi keilmuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Setiap hari Jum’at, para santri secara rutin melaksanakan kegiatan simaan Al-Qur’an sebanyak 10 juz Juz 1-10 Juz 11-20 Juz 21-30, sebuah tradisi yang telah berjalan konsisten dan menjadi bagian dari program pembinaan tahfidz di lingkungan Al Ibrohimi.
Kegiatan simaan ini dilaksanakan sejak pagi hingga menjelang waktu Jum’atan, bertempat di Aula pondok putri. Para santri duduk, menyimak bacaan Al-Qur’an yang dilantunkan oleh teman mereka secara bergantian.
Menurut Gus Yazid, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga hafalan para santri agar tetap kuat dan terjaga, sekaligus menanamkan semangat muroja’ah secara berjamaah.
“Simaan 10 juz setiap Jum’at ini bukan hanya tentang menghafal, tapi juga melatih kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. Ini bagian dari pembentukan karakter santri,” ujarnya.
Program ini mendapat antusiasme tinggi dari para santri, baik yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz maupun yang masih dalam proses. Bagi para santri senior, kegiatan ini menjadi ajang muroja’ah yang efektif. Sementara bagi santri baru, simaan ini menjadi motivasi dan sarana belajar dari para kakak tingkatnya.
Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi dewan guru yang ingin hadir menyimak atau mengambil keberkahan dari lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Dengan program seperti ini, Pondok Pesantren Al Ibrohimi berharap dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal, namun juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.