Suasana khusyuk terasa setiap Jum’at sore di Pondok Pesantren Al Ibrohimi, ketika para santri secara rutin melantunkan bacaan Hizib Nahdzhotil Wathon secara berjamaah. Tradisi ini telah menjadi kegiatan mingguan yang sarat makna spiritual dan keberkahan.
Kegiatan yang dimulai selepas shalat Ashar ini diikuti oleh seluruh santri, baik putra maupun putri, dengan dipimpin langsung oleh KH. Khoirul Atho’ Chusnan. Bacaan Hizib yang dilantunkan Nahdzhotil Wathon menjadi bagian dari amalan yang telah diajarkan secara turun-temurun oleh para ulama salaf.
“Tujuan Utama dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter santri yang kuat secara spiritual, serta menanamkan kebiasaan dzikir dan doa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Pengurus Pendidikan.
Selain sebagai bentuk ibadah, pembacaan Hizib ini juga menjadi momen bagi para santri untuk memperkuat ikatan batin antar sesama dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tradisi keislaman yang penuh hikmah.
Menurut para santri, kegiatan ini memberikan ketenangan hati dan semangat baru menjelang akhir pekan. “Setiap kali ikut membaca Hizib, hati saya terasa lebih damai. Ini jadi momen yang saya tunggu-tunggu setiap pekan,” ungkap salah satu santri tingkat akhir.
Dengan komitmen untuk terus melestarikan nilai-nilai spiritual Islam, Pondok Pesantren Al Ibrohimi berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi pondok pesantren lain dalam menjaga tradisi dzikir dan amalan para ulama.